Archive for month: February, 2020

Delegasi dari Pusdiktan dan Polbangtan Bogor Dilatih Kepemimpinan Strategis di Belanda

Delegasi Indonesia yang berasal dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berpartisipasi dalam Pelatihan Kepemimpinan Strategis dan Manajemen Perubahan di Maastricht School of Management (MSM), Maastricht, Belanda. Pelatihan berlangsung selama 2 pekan, pada tanggal 27 Januari – 7 Februari 2020. Peserta pelatihan dari Kementerian Pertanian berasal dari Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, dan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang. Peserta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berasal dari Direktorat Pembinaan SMK (PSMK).

Mendapat dukungan dari Nuffic NESO Indonesia, pelatihan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proyek LMSINDO, yaitu Link and Match SMK di Indonesia 2019-2021, Keterkaitan dan Kesepadanan SMK di Indonesia, dalam rangka memperkuat Pelatihan Guru di Pendidikan Teknis Kejuruan dan Pelatihan Pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelatihan ini sangat memperkaya wawasan, update pengetahuan, serta jejaring. (Siti Syamsiah/AHS)

Pusdiktan Gelar Pertemuan Bahas Penyempurnaan Pedoman Tugas Belajar dan Ijin Belajar

Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) gelar pertemuan membahas Penyempurnaan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10/PERMENTAN/OT.140/3/2015 tentang Pedoman Tugas Belajar dan Ijin Belajar Pegawai Negeri Sipil Lingkup Pertanian. Bertempat di Hotel Aston Priority Jakarta, Senin (18/2), hadir dalam pertemuan ini Direktur/Wakil Dekan/Perwakilan Program Pascasarjana 12 Perguruan Tinggi Negeri Mitra diantaranya adalah IPB, UGM, UB, UNS, UNDIP, UNHAS, USU, UNAND, UNPAD, UNSOED, UI dan ITB. Hadir pula Sekretaris Inspektorat Jenderal, Perwakilan Bagian Umum/Bagian Kepegawaian Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, dan Perwakilan Biro Hukum.

Bertugas sebagai pemimpin rapat Kepala Sub Bidang Kerja Sama dan  Tugas Belajar Abdul Roni Angkat. “Ada 3 output yang diharapkan dari pertemuan ini” ujar Roni.  Pertama, inventarisasi masalah tugas belajar, pemetaan calon peserta Tes Potensi Akademik (TPA), dan pembahasan penyempurnaan Pedoman Tugas Belajar dan Ijin Belajar. Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Siti Munifah, Sekretaris Inspektorat Jenderal Suprodjo Wibowo, dan Kepala Pusdiktan Idha Widi Arsanti, memberikan arahan dalam pertemuan ini.

Permentan nomor 10 tahun 2015 menjadi acuan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan tugas belajar dan ijin belajar.  Kehadiran PTM memberikan masukan rencana penyempurnaan Permentan no. 10 tahun 2015. Poin penting yg dibahas untuk penyempurnaan pedoman tugas belajar adalah jangka waktu studi yang mendapatkan pembiayaan, proses perpanjangan studi, monitoring tugas belajar, mekanisme tuntutan ganti rugi,  linearitas program studi dgn jurusan sebelumnya dan unit kerja pengirim, tugas belajar by research, dengan memperhatikan permen PANRB dan Permen Kemenristekdikti agar tetap sejalan. (Ageng Sulaiman/ARA)

Samakan Persepsi Panitia Pusat dan Daerah, Pusdiktan Gelar Koordinasi PWMP

Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) menggelar pertemuan koordinasi Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) tahun 2020 di Ballroom Hotel Savero Depok.  Kepala Pusdiktan Idha Widi Arsanti membuka acara ini secara resmi, Rabu (12/2). PWMP adalah salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk regenerasi petani. Untuk menarik generasi muda di bidang pertanian, pemerintah membuka akses untuk membuka usaha di sektor pertanian. “Harapannya dapat mencetak agrosociopreneur,” ujar Santi saat memberikan arahan.

Hadir dalam pertemuan ini 80 peserta, meliputi panitia dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Perguruan Tinggi Mitra, Politeknik Negeri Mitra, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP), Pondok Pesantren, Narasumber, beserta panitia pusat Pusdiktan. Sejak tahun 2016, telah dihasilkan 1515 kelompok PWMP yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Melalui pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dan pemahaman tentang mekanisme kerja PWMP tahun 2020. (Ageng Sulaiman)

Tim EPIS Korea Selatan Kunjungi Polbangtan Bogor

Direktur Politeknik Pertanian Pembangunan (Polbangtan) Bogor Siswoyo menerima kunjungan The Korea Agency of Education, Promotion And Information Service in Food, Agriculture, Forestry, And Fisheries (EPIS) pada penghujung Januari 2020. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat peluang kerja sama yang dapat dilakukan antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Korea Selatan di bidang penyuluhan dan pengembangan sumberdaya manusia pertanian.

Ketua tim EPIS Sanghun Lee disambut oleh Siswoyo beserta jajarannya setiba di kampus Cibalagung, Polbangtan Bogor. Tampak hadir perwakilan dari sekretariat Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Pusat Pelatihan Pertanian, dan Pusat Pendidikan Pertanian.

Polbangtan Bogor menjadi kunjungan terakhir setelah sebelumnya tim EPIS mengunjungi beberapa lokasi pertanian di Jawa Barat. Dalam pertemuan ini, Siswoyo mempresentasikan profil Polbangtan Bogor. Dilanjutkan Sanghun Lee mempresentasikan teknologi  Korea Smart Farm atau K-Smart Farm. Pertemuan diakhiri dengan kunjungan ke lahan praktikum.

Tindak lanjut kunjungan ini disepakati Polbangtan Bogor akan mengajukan proposal smart green house. Salah satu syarat dapat dibangunnya smart green house adalah membutuhkan luas lahan 1 hektar dengan tanah yang datar. “Berdasarkan hasil pengamatan lapangan dengan tim, tanah di Kampus Cibalagung tersedia dan cocok untuk melaksanakan proyek ini,” ujar Siswoyo. Tim EPIS berharap proposal tersebut dapat disampaikan sebelum Juni 2020. (Ageng Sulaiman)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

“Ketahanan suatu negara ditentukan oleh ketahanan pangan”