Pusdiktan Gelar Rakor Evaluasi Tugas Belajar Magister-Doktor

Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tugas Belajar Program Magister dan Doktor. Rakor yang dilaksanakan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Selasa (23/4) tersebut dihadiri 11 perguruan tinggi mitra Pusdiktan. Pertemuan yang dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang Bambang Sudarmanto yang mewakili Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) itu juga dihadiri seluruh Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, beserta mahasiswa peserta Tugas Belajar dari Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM).

Kesebelas perguruan tinggi mitra Program Magister dan Program Doktor itu adalah Institut Pertanian Bogor (IPB), UB, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Sumatra Utara (USU), Universitas Andalas (Unand), UM, dan Universitas Jenderal Sudirman (Unsoed). UB bertugas sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan yang berlangsung sekali setahun ini.

Pertemuan rutin tersebut bertujuan untuk menilai sejumlah indikator penting dari program kemitraan yang berlangsung. Mulai dari kemajuan belajar dari masing-masing peserta tugas belajar yang masih aktif menjalani studi serta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan kerja sama antara Kementerian Pertanian dan perguruan tinggi pelaksana tugas belajar program pendidikan S2 dan S3 dalam negeri. Termasuk, mengetahui permasalahan yang mungkin terjadi dalam penyelenggaraan kerja sama pendidikan tugas belajar ini dan merumuskan alternatif solusi dari permasalahan yang ada.

Seluruh perguruan tinggi peserta rakor memaparkan hasil perkembangan tugas belajar mahasiswa Program Kerja Sama melalui metode panel. Di sesi pertama, Dekan Fakultas Pertanian UB bertindak sebagai moderator dengan panelis IPB, UGM, dan Undip. Pada sesi berikutnya, perwakilan Dekan Sekolah Pascasarjana IPB bertugas sebagai moderator untuk panelsi UB, USU, dan Unand. Selanjutnya pemaparan panelis dari UNS, Unpad, dan Unhas dimoderatori wakil Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip. Dan pada sesi terakhir, Dekan Fakultas Pertanian Unpad menjadi moderator atas panelis dari UM dan Unsoed.

Kegiatan hari pertama rakor dan evaluasi tersebut berlangsung selama sekitar 4,5 jam. Acara dilanjurkan di hari kedua dengan kegiatan kunjungan lapangan ke Agro Techo Park Universitas Brawijaya di Kota Batu.(EPN)

MIA 2019 Wujudkan Semangat Generasi Muda Pertanian

Perhelatan akbar Millennial Indonesian Agripreneurs (MIA) 2019 siap dilaksanakan. Sedianya, ajang pergelaran multi-talenta agripreneur muda pertanian tersebut akan diselenggarakan di Botani Square Mall Bogor, Jawa Barat, pada 18-24 April 2019. MIA 2019 diharapkan menjadi momentum penting untuk mewujudkan wirausahawan muda pertanian yang andal, sekaligus memperkenalkan keberadaan politeknik pembangunan pertanian (polbangtan) sebagai institusi pencetak pengusaha muda pertanian.

Rapat Koordinasi Petunjuk Pelaksanaan dan Teknis MIA 2019 yang dipimpin langsung Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Kementerian Pertanian Inneke Kusumawaty dilaksanakan di Hotel Arch, Bogor Jawa Barat, Sabtu (13/4). Rakor dihadiri wakil Polbangtan Malang, Polbangtan Yogyakarta-Magelang, Polbangtan Medan, Polbangtan Bogor, Polbangtan Gowa, Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Tim Event Organizer, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Banjarbaru, SMK-PP Kupang, dan SMK-PP Sembawa. Sesuai perencanaan, MIA 2019 akan menghadirkan sedikitnya 80 undangan. Di antaranya pimpinan BPPSDMP, petinggi Institut Pertanian Bogor, dan Wali Kota Bogor.

MIA 2019 bakal mempersembahkan beragam kegiatan yang belum pernah ditampilkan, khususnya di sektor pertanian di Tanah Air. Sebut saja Millennial Debate, Entrepreneur Idol, Young Interpreneurship, pameran produk dari program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP), hingga lomba video blogger (vlog). Berbagai hadiah pun tersedia, siap direbut para pemenang lomba.

Berbagai aksi dipastikan meramaikan acara ini. Sebut saja kiprah Barista ala mahasiswa Polbangtan Medan yang dipastikan membuat seru ajang MIA. Belum lagi kehadiran artis Ibu Kota Wanda Hamidah, yang akan memandu acara Young Interpreneurship. Tema khusus buat Millennial pun mengular. Mulai dari Millennial Talkshow, Update, Pride, Meet Business, Innova, Music Creative, hingga Millenial in Debate pun bakal meramaikan acara yang dilaksanakan selama empat hari tersebut.(Wahyu Hadi Trigutomo/EPN)