Berumur 1 tahun, UKM English Club Polbangtan Gowa Makin Eksis

Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa saat ini menjalankan 1 program yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan bagi Polbangtan Gowa yang saat ini menuju World Class University.

UKM English Club Polbangtan Gowa ini digawangi oleh Miftahul Fauzie, Risha, Lukas, Asrul dan Elvira yang menurut mereka, hal ini untuk mengakomodir minat dan bakat mereka dalam hal pengusaaan bahasa inggris dan club ini sudah terbentuk setahun yang lalu.

Kami berharap dengan kegiatan ini dapat menambah modal kami sebagai mahasiswa kedepannya. Kita tahu bahwa penguasaan asing menjadi salah satu tolak ukur ke-profesionalan seseorang, ujar Miftahul Fauzie, Ketua UKM EC.

Program English Club dilaksanakan setiap Kamis, pukul 16.00. Sebagai fasilitator kami dibantu Bapak Sultan Baa, S.S., M.Ed., PhD dari Universitas Negeri Makassar (UNM).

Untuk saat ini, sebanyak 35 mahasiswa dari 4 prodi di Polbangtan Gowa yang antusias mengikuti kegiatan. Kami tidak membatasi, silahkan bagi siapa saja, selama mereka adalah mahasiswa Polbangtan Gowa, silahkan bergabung.

Sebagai fasilitator, Sultan Baa cukup memberikan apresiasi dengan peserta mahasisaa Polbangtan Gowa karena rata-rata level mereka sudah pada level intermediete jadi tinggal dipacu di practicing speakingnya dan listening.

Direktur Polbangtan Gowa, Dr. Ir. Syaifuddin, MP sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini dapat merubah stigma bahwa mahasiswa pertanian itu juga dapat menguasai bahasa asing. Kegiatan ini akan kami dukung, ini juga senada dengan arahan Menteri Pertanian yang mengharapkan agar mahasiswa Polbangtan itu Profesional, Mandiri dan Berdaya Saing.

Mahasiswa Polbangtan Bogor Siap Mengubah Sampah Menjadi Berkah

Permasalahan sampah di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor sudah sejak lama ditangani, yang diinisiasi oleh alumni dan mahasiswa melalui program SEMESTA. Akan tetapi kegiatan ini belum dilaksanakan secara maksimal. Hari ini 8/12/2018 Polbangtan Bogor membuktikan keseriusannya mendorong mahasiswa mengubah sampah menjadi berkah dengan mengadakan sosialisasi penanganan sampah (waste management) di Aula Kampus Cibalagung.

Sosialisasi kepada pengurus BEM dan para Lurah Asrama Polbangtan Bogor dengan nara sumber Taufan Budiarto dari PT Nestle Indonesia. Menurut Taufan, PT Nestle Indonesia yang  sudah  memiliki program Zero Waste to Landfill sejak Agustus 2018 di Head Office Nestle di Jakarta Selatan. “Program ini bisa diadopsi oleh Polbangtan Bogor dengan melakukan pemilahan sampah yang  dimulai di kamar asrama mahasiswa dan pembuatan lubang-lubang  biopori di sekitar kampus  khususnya di asrama dan rusun.”

“Dengan adanya lubang biopori tersebut  selain untuk lubang resapan air dan membuat tanah lebih sehat juga akan membantu penanganan terhadap  sampah/limbah organik,” jelas Taufan.

Semoga program pengelolaan sampah ini segera terwujud di Polbangtan Bogor, dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya untuk berkontribusi terhadap upaya melestarikan lingkungan. Kuncinya adalah komitmen civitas akademika untuk  turut berperan secara aktif bersama-sama sehingga memudahkan pencapaian zero waste to landfill. [WT & AP]